KIM Pena Raih Penghargaan APW Jatim 2019

PEMDES NGUMBUL 04 Agustus 2019 15:54:56 WIB

ngumbul.kabpacitan.id – Pewarta warga (Citizen Journalist) yang tergabung dalam Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) haruslah menjadi mitra yang baik bagi pemerintah. Mereka diharapkan membantu mensosialisasikan kebijakan yang diambil kepala daerah untuk warganya. Sehingga, program dan kegiatan pemerintah dapat tersampaikan dengan baik dan diterima oleh seluruh lapisan masyarakat.
Atas kinerja yang baik itu, Pemprov Jatim melalui Dinas Komunikasi dan Informatika memberikan penghargaan Anugerah Pewarta Warga (APW) Award 2019. Anugerah ini merupakan sebuah apresiasi bagi anggota Kelompok Informasi Masyarakat (KIM), mahasiswa, dan para pegiat media sosial yang telah membantu menyampaikan informasi positif kepada masyarakat.
Pada penghargaan yang baru pertama kali digelar itu, Mashudi dari KIM Pena Desa Ngumbul, Kabupaten Pacitan berhasil menyabet juara 1 kategori Infografi atas karyanya yang berjudul ‘’Program Pendidikan Gratis dan Berkualitas (KANTISTAS}’’.
Pria yang akrab disapa Frend ini mengakui sempat ragu karyannya tersebut mampu menembus nominasi dari sekitar 106 karya peserta lainya yang ikut dalam kompetisi ini. "Desain infografis itu hanya saya kerjakan tidak kurang dari 1 jam, hanya saja untuk pengumpulan datannya ini perlu waktu beberapa hari, karena susah untuk membuat infografis yang sesuai dengan tema besar yang ditentukan oleh panitia APW Jatim 2019," tukasnya.
Mengingat, lanjut Frend, beberapa ketentuan yang dibuat oleh panitia haruslah berisi tentang beberapa program unggulan Gubernur Khofifah dan emil dalam masa 99 hari kinerjanya. "Tema itu harus berkesesuaian dengan implementasi program di tingkat lokal daerah, dan dari beberapa program itu baru program Kantistas yang sudah diterapkan di Pacitan, sementara untuk program-program yang lain masih belum ada yang masuk di Pacitan, saya sempat konfirmasi dengan beberapa dinas dan badan baik itu Dinsos, BPBD, Disparpora, dan lainnya, sebenarnnya banyak yang bisa diangkat namun harus lah program itu sudah diterapkan ditingkat lokal daerah," jelas Frend.  
Peran Strategis KIM
Sementara itu, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dalam sambutannya meminta Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) menjalankan dua peran yaitu sebagai filter dan jembatan informasi antara pemerintah dengan masyarakat baik yang bersifat top down maupun bottom up. Peran sebagai filter ini didasarkan hasil survei dari Centre for International Governance Innovation (CIGI) IPSOS bahwa sebanyak 65 persen masyarakat Indonesia masih percaya hoax.
 “Di sinilah peran KIM dibutuhkan menjadi filter atau penyaring informasi di masyarakat,” kata Khofifah, sapaan lekat Gubernur Jatim saat acara Penyerahan Penghargaan Anugerah Pewarta Warga (APW) Jawa Timur Tahun 2019 di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Rabu (31/7).
Selain sebagai filter, menurutnya KIM juga diperlukan sebagai jembatan informasi antara pemerintah dan masyarakat yang bersifat top down maupun bottom up. Dari sisi top down mereka bisa menyampaikan informasi kebijakan pemerintah kepada masyarakat.
“Misal soal jalan rusak. Ketika yang rusak adalah jalan nasional, masyarakat yang tidak tahu pasti meminta pemerintah kab/kota yang memperbaiki, padahal regulasinya tidak seperti itu karena itu kan jalan nasional. KIM bisa membantu kami menjelaskan pada masyarakat,” katanya.
Kemudian yang bersifat bottom up, KIM mampu menjadi penyalur aspirasi atau masukan dari masyarakat kepada pemerintah. Langkah ini mewujudkan pola komunikasi dua arah atau two way traffic communication dengan obyektifitas dan kredibilitas yang terjaga.
“Saya sering menerima masukan dari masyarakat. Sisi positifnya informasi tersebut menjadi lebih cepat kami respon, namun yang jadi masalah kalau informasi tersebut tidak kredibel jadi destruktif. Di sini lah peran KIM menyaring informasi tersebut,” katanya.
Menurutnya, masukan atau informasi yang diterima dari masyarakat bisa menjadi feedback atau umpan balik dari kebijakan yang dikeluarkan pemerintah. Terkadang walaupun kebijakan tersebut baik, belum tentu diterima baik oleh masyarakat. Untuk itu masukan tersebut mampu menjadi kritik, respon, dan evaluasi untuk berbenah lebih baik ke depan.
“KIM mampu menjadi mitra strategis pemerintah untuk menyampaikan informasi kebijakan dan program kerja pemerintah kepada masyarakat," terang orang nomor satu di Jatim ini.
Dalam kesempatan ini, Khofifah mengapresiasi penyelenggaraan APW. Menurutnya acara ini menjadi salah satu wadah apresiasi bagi para anggota KIM,  juga pegiat media sosial yang telah menyampaikan informasi positif kepada masyarakat. Ke depan, ia berharap partisipasi masyarakat di acara ini semakin meningkat dan kategori yang dilombakan bisa bertambah.
Senada dengan Gubernur Jatim, Ketua Dewan Juri APW Jatim Tahun 2019, Hari Fitrianto, S.IP, M.IP mengatakan saat ini citizen journalism dihadapkan pada tantangan yakni hoax, akurasi berita, dan keberlanjutan. Untuk itu, ia mengapresiasi upaya Pemprov Jatim yang menyelenggarakan APW pertama kalinya sebagai apresiasi kepada warga, dimana acara ini bisa menjadi political will yang baik ke depan.
Ada lima kategori penghargaan dalam APW kali ini yakni artikel berita, foto berita, infografis, videografis, dan video berita. Variabel penilaian APW ini terdiri dari keterkaitan konten terhadap tema, ketersampaian pesan, serta estetika dan etik
Turut hadir Pangdam V Brawijaya, Forkopimda Jatim, beberapa Kepala OPD di lingkungan Pemprov Jatim, Kepala Dinas Kominfo kab/kota se-Jatim, Kelompok Informasi Masyarakat se-Jatim serta para pegiat media sosial, influencer dan vlogger Jatim. (admin)

Belum ada komentar atas artikel ini, silakan tuliskan dalam formulir berikut ini

Formulir Penulisan Komentar

Nama
Alamat e-mail
Komentar
 

Layanan Mandiri


Silakan datang / hubungi perangkat Desa untuk mendapatkan kode PIN Anda.

Masukkan NIK dan PIN!

Komentar Terkini

Media Sosial

FacebookTwitterGoogle PlussYoutubeInstagram

Statistik Kunjungan

Hari ini
Kemarin
Jumlah pengunjung

GOVERNMENT PUBLIC RELATIONS (GPR)

PROFIL DESA NGUMBUL

E-PAPER SID

Majalah DesaKu

VIDEO LIERASI DIGITAL

BPBD PACITAN

LINK PPID

WEBSITE KIM PENA

Lokasi Ngumbul

tampilkan dalam peta lebih besar