Musdus Inklusi Menjaring Aspirasi Kelompok Rentan

PEMDES NGUMBUL 16 September 2019 04:13:30 WIB

ngumbul.kabpacitan.id-Kelompok rentan yakni perempuan, anak-anak dan penyandang disabilitas merupakan bagian penting dari pembangunan desa yang selama ini termarjinalkan. Pembangunan desa seharusnya inklusif dengan melibatkan seluruh komponen masyarakat desa termasuk perempuan, anak-anak, dan penyandang disabilitas.
Aspirasi kelompok perempuan, anak-anak, serta warga disabel mesti diakomodasi secara baik ke dalam rencana pembangunan desa. Pembangunan desa harus didorong menjadi jawaban akan kebutuhan kelompok rentan. Oleh karena itu, Pemerintah desa Ngumbul dalam perencanaan dan proses pembangunan desa  kelompok rentan harus diberi ruang untuk terlibat aktif menyampaikan aspirasi, salah satunya dengan menyelenggarakan Musyawarah Dusun (Musdus) Inklusi.
Secara marataon kegiatan Musyawarah Dusun  ini terselenggara di 4 dusun, yaitu Dusun Krajan, Bandarangin, Ngagik dan Jeruk.
"Melalui Musyawarah Dusun ini kita harapkan ada masukan-masukan dari kelompok rentan yang nantinya akan menjadi pijakan dalam Musyawarah Desa (Musdes) bagi pemerintah desa dalam menyusun RKPDes, sehingga nantinya RKPDes bisa menjawab kebutuhan masyarakat kelompok rentan. Dari sisi masyarakat kelompok rentan, musdus tematik ini tentu merupakan ruang yang memungkinkan mereka untuk terlibat dalam perencanaan dan proses pembangunan Desa Ngumbul. Jadi musyawarah ini sangat berguna baik bagi pemerintah desa maupun bagi kelompok rentan”, ujar Sukatwan., Kepala Desa Ngumbul.
Proses musyawarah dusun berlangsung cukup alot. Peserta musyawarah dibagi ke dalam tiga komisi yakni Komisi A, Komisi B, dan Komisi C. Komisi A membahas usulan terkait Pemerintahan Desa, Komisi B membahas usulan terkait sosial dan budaya, serta Komisi C yang membahas usulan tentang pembangunan ekonomi. Aspirasi-aspirasi kelompok rentan dalam setiap komisi kemudian disampaikan secara langsung kepada Pemerintah Desa Ngumbul melalui Musyawarah Desa untuk kemudian ditindaklanjuti dalam penyusunan RKPDes dan APBDes.
Para peserta yang merupakan anggota kelompok rentan tampak antusias mengikuti kegiatan musyawarah ini. Mereka menilai bahwa musyawarah dusun Inklusi ini merupakan forum yang sangat penting bagi mereka untuk terlibat dalam proses pembangunan desa. “Musyawarah dusun inklusi ini sangat bagus untuk kami kelompok rentan terutama penyandang disabilitas. Sebab, dengan musyawarah tematik ini kami bisa menyampaikan aspirasi-aspirasi kami secara langsung kepada pemerintah desa, sehingga program pembangunan yang ada di Ngumbul ini juga bisa menjawab kebutuhan-kebutuhan kami. Ini adalah salah satu bentuk bahwa pembangunan desa tidak membeda-bedakan masyarakat terutama kami yang penyandang disabel,” ungkap salah satu anggota kelompok rentan yang turut hadir sebagai peserta dalam musyawarah tersebut.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Tim pendampingan KOMPAK Kabupaten Pacitan, yang menjadi fasilitator kegiatan Musdus Inklusi di desa Ngumbul.  (admin)

Komentar atas Musdus Inklusi Menjaring Aspirasi Kelompok Rentan

Formulir Penulisan Komentar

Nama
Alamat e-mail
Komentar
 

Layanan Mandiri


Silakan datang / hubungi perangkat Desa untuk mendapatkan kode PIN Anda.

Masukkan NIK dan PIN!

Komentar Terkini

Media Sosial

FacebookTwitterGoogle PlussYoutubeInstagram

Statistik Kunjungan

Hari ini
Kemarin
Jumlah pengunjung

SISITIM INFORMASI KABUPATEN

GOVERNMENT PUBLIC RELATIONS (GPR)

PROFIL DESA NGUMBUL

E-PAPER SID

Majalah DesaKu

VIDEO LIERASI DIGITAL

BPBD PACITAN

LINK PPID

WEBSITE KIM PENA

Lokasi Ngumbul

tampilkan dalam peta lebih besar