ADD Tak Bisa Naik, Pemkab Pacitan Bakal Mengkaji Ulang

PEMDES NGUMBUL, 14 Maret 2019 12:56:01 WIB

ngumbul.kabpacitan.id-Harapan sejumlah kepala desa di Pacitan untuk menambah anggaran dana desa (ADD) seiring terbitnya PP 11/19 nampaknya masih menemui jalan buntu. Pasalnya, alokasi ADD didasarkan pada beberapa indikator penentu.
Hal ini disampaikan Sanyoto, Kepala Bapemas dan Pemdes. Ia menjelaskan kebijakan atas PP tersebut merupakan bentuk penyesuaian terhadap penghasilan tetap (siltap) perangkat desa yang disetarakan dengan gaji PNS ruang/golongan IIA. Sehingga, hal itu tidak ada keterkaitannya dengan indikator alokasi ADD.
Ia mengimbau agar pemerintah desa tak perlu berkecil hati. Sebab pemkab akan mengkaji proporsi ADD agar siltap perangkat desa terpenuhi dan pembangunan infrastruktur di setiap desa tidak mengalami kendala.
"Siltap sebagaimana ketentuan PP 11/19 diambilkan dari dana desa (DD) sebesar 5 persen. Tentu untuk ADD besar kemungkinan akan bisa dikaji soal proporsi penganggarannya di APBDesa," kata Sanyoto, Rabu (13/3).
Menurut ia, dengan terbitnya PP baru itu ketentuan porsi penganggaran 30 persen untuk siltap dan operasional desa serta 70 persen untuk belanja infrastruktur, dapat dikesampingkan.
"Nah celah ini yang akan bisa dimanfaatkan untuk mengkaji soal proporsi penganggaran yang bersumber dari ADD. DD saja bisa dimanfaatkan sebesar 5 persen untuk siltap, kenapa ADD tidak? Namun sekali lagi persoalan ini masih kita kaji dengan Bappeda dan BP2KD," jelasnya.
Kepala BP2KD Pacitan Heru Sukresno juga memberikan pernyataan senada. Ia menyatakan akan duduk bersama lintas sektor guna mengkaji kembali soal proporsi penganggaran ADD seiring terbitnya PP 11/19 tersebut.
"Kita masih akan kaji dulu dengan beberapa OPD terkait dan juga FKKD soal kebijakan penerapan proporsi ADD di APBDesa," tuturnya secara terpisah.
Hal senada disampaikan Putatmo Sukandar, Kabag Administrasi Pemerintahan dan Kerja Sama Setkab Pacitan. Pihaknya akan duduk bersama dengan lintas stakeholder guna merumuskan dan mengkaji kembali soal proporsi ADD. Seperti Bappemas dan Pemdes, Bappeda, BP2KD, Bagian Hukum, serta Bagian Pemerintahan, akan dilibatkan dalam mengkaji persoalan tersebut.
"Mungkin secepatnya hal tersebut akan segera kami kaji dengan melibatkan sejumlah stakeholder terkait. Kami harapkan, semua pemdes tetap tenang menunggu hasil kajian nantinya," tegas dia. (admin/bangsaonline)

Artikel Terkini

  • BUDAYA METHIKAN ATAU ANI-ANI PARI

    12 Maret 2018 00:57:20 WIB PEMDES NGUMBUL
    BUDAYA METHIKAN ATAU ANI-ANI PARI
    ngumbul.kabpacitan.id-Kita pasti pernah dengar kata methik padi kan?. Ya, methikan ialah salah satu tradisi yang ada di desa ngumbul kita tercinta ini,. Methikan ialah ritual persembahan tradisional petani Jawa sebagai wujud terima kasih dan rasa syukur kepada bumi sebagai sedulur sikep dan Dewi Sri... ..selengkapnya

  • PKK DESA NGUMBUL BUMIKAN TANAMAN OBAT KELUARGA

    02 Maret 2018 12:12:41 WIB PEMDES NGUMBUL
    PKK DESA NGUMBUL BUMIKAN TANAMAN OBAT KELUARGA
    ngumbul.kabpacitan.id-Tanaman obat keluarga (disingkat TOGA) adalah tanaman hasil budidaya rumahan yang berkhasiat sebagai obat. Taman obat keluarga pada hakekatnya adalah sebidang tanah, baik di halaman rumah, kebun ataupun ladang yang digunakan untuk membudidayakan tanaman yang berkhasiat sebagai ... ..selengkapnya

  • KRPL WUJUDKAN MASYARAKAT NGUMBUL MANDIRI PANGAN

    02 Maret 2018 12:07:31 WIB PEMDES NGUMBUL
    KRPL WUJUDKAN MASYARAKAT NGUMBUL MANDIRI PANGAN
    ngumbul.kabpacitan.id-Benteng terakhir ketahanan dan kemandirian pangan harus dimulai dari rumah tangga, dan dapat diwujudkan dengan membangkitkan kembali budaya menanam di pekarangan, baik di perkotaan maupun pedesaan. Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL) merupakan suatu kawasan dengan rumah tangga ... ..selengkapnya

  • MENGGALI SEKTOR PETERNAKAN

    02 Maret 2018 12:03:19 WIB PEMDES NGUMBUL
    MENGGALI SEKTOR PETERNAKAN
    ngumbul.kabpacitan.id-Bidang peternakan juga menjadi salah satu bidang pekerjaan utama bagi warga Desa Ngumbul di samping bidang pertanian. Bidang peternakan mempunyai potensi yang cukup besar untuk dapat dikembangkan secara bersamaan dengan bidang pertanian sebagai jalan dalam melakukan pembangunan... ..selengkapnya

  • Ikuti Pameran, Kelompok Pengrajin Sapu Lidi UMKM Desa Ngumbul Makin Percaya Diri

    02 Maret 2018 11:45:42 WIB PEMDES NGUMBUL
    Ikuti Pameran, Kelompok Pengrajin Sapu Lidi  UMKM Desa Ngumbul Makin Percaya Diri
    Ngumbul.kabpacitan.id- Kelompok Usaha Kecil Menengah (UKM) Pengrajin Sapu Lidi di desa Ngumbul ,  Kecamatan Tulakan,  Kabupaten Pacitan, Jawa Timur,  semakin hari semakin semakin berkembang. Bahkan hasil kerajinan dua kelompok usaha kecil menengah yaitu Lidi Sakti dan Lidi Jaya mendap... ..selengkapnya

Layanan Mandiri


Silakan datang / hubungi perangkat Desa untuk mendapatkan kode PIN Anda.

Masukkan NIK dan PIN!

Komentar Terkini

Media Sosial

FacebookTwitterGoogle PlussYoutubeInstagram

Statistik Kunjungan

Hari ini
Kemarin
Jumlah pengunjung

GOVERNMENT PUBLIC RELATIONS (GPR)

PROFIL DESA NGUMBUL

E-PAPER SID

Majalah DesaKu

VIDEO LIERASI DIGITAL

BPBD PACITAN

LINK PPID

WEBSITE KIM PENA

Lokasi Ngumbul

tampilkan dalam peta lebih besar